Apa Itu Rabies? Inilah Cara Mencegah dan Mengobati Rabies

Rabies merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus, ditularkan dari hewan kepada manusia melalui air liurnya. Biasanya, penyebaran virus ini bisa terjadi ketika manusia terkena gigitah hewan yang terinfeksi rabies tersebut. Simak Cara Mencegah dan Mengobati Rabies.

Penyakit ini menimbulkan beberapa gejala setelah memberikan gejala flu hingga beberapa hari. Gejala tersebut beberapa diantaranya meliputi demam, nyeri kepala, mual, muntah, rasa gelisah,  rasa cemas, kebingungan, halusinasi, serta masih banyak lagi.

Penyakit ini bisa terdiagnosa melalui anamnesis serta pemeriksaan fisik. Seseorang yang baru digigit oleh seekor hewan tidak bisa diketahui dengan mudah apakah hewan tersebut membawa virus rabies atau tidak. Dibawah ini adalah cara mencegah dan mengobati rabies. 

Penanganan Rabies

Ketika seseorang yang terinfeksi rabies sudah menunjukkan tanda dan gejala, penanganan efektif sudah tidak bisa diberikan. Sayangnya, infeksi akibat virus ini bisa menyebabkan infeksi fatal yang mengancam nyawa. Walaupun begitu, ada beberapa orang yang berhasil sembuh atau selamat dari infeksi virus ini.

Seseorang yang terkonfirmasi rabies biasanya akan dirawat dalam ruang karantina dan segera menerima vaksinasi rabies. Vaksin pertama akan diberikan di dekat area gigitan dan yang kedua akan diberikan di lengan.

Pencegahan rabies

Mencegah lebih baik daripada mengobati, oleh karena itu kalian perlu mengetahui bagaimana cara untuk mencegah penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan!

  1. Ketika akan melakukan bepergian ke daerah rawan virus rabies, segera lakukan vaksinasi terlebih dahulu
  2. Memberi vaksin kepada hewan peliharaan
  3. Membatasi atau menjaga hewan peliharaan untuk tidak berkontak dengan hewan liar yang berpotensi terinfeksi rabies
  4. Ketika bertemu hewan yang terkena rabies, laporkan kepada pihak yang berwenang
  5. Tidak mendekati hewan liar, khususnya anjing dan kucing

Ciri-ciri kucing rabies

Hewan peliharaan menjadi salah satu pembawa resiko paling besar dari penyakit rabies, khususnya kucing dan anjing. Oleh karena itu, perlunya kewaspadaan bagi para pemilik hewan peliharaan untuk memastikan bahwa peliharaan mereka tidak terkena rabies. 

cara mencegah dan mengobati rabies

Namun, jika sudah terkena rabies, maka tindakan pengobatan harus segera dilakukan dengan membawanya ke dokter hewan. Berikut ini adalah beberapa ciri – ciri kucing rabies.

  • Kucing mengalami pica, gangguan makan yang menyebabkan seorang ataupun seekor hewan mengonsumsi hal-hal yang bukan makanan. Misalnya cat, tanah, rambut, dan lain sebagainya.
  • Kucing menjadi demam, sering terjadi ketika kucing terinfeksi rabies pada tahap pertama selama satu atau dua hari
  • Kucing menjadi hidrofobia, takut yang berlebihan terhadap air bisa menjadi salah satu tanda bahwa kucing mengalami rabies. Hal ini disebabkan karena air mampu memunculkan rasa sakit yang berlebih terhadap hewan yang terkena rabies.
  • Kucing sering kejang, kejang bisa menjadi salah satu tanda yang cukup umum ketika kucing terkena rabies. Sifat virus rabies yang menyerang sistem saraf menjadi salah satu penyeba gangguan otot itu terjadi
  • Gelisah, ketika kucing terinfeksi rabies, biasanya mereka akan terlihat sangat gelisah dan bergerak kesana kemari tanpa tujuan yang jelas. Banyak bergerak bisa membuat dirinya terasa lebih baik

Tentunya masih ada beberapa gejala ataupun ciri lain seperti kucing susah menelan, mudah marah, sensitif terhadap cahaya, hingga kelumpuhan. Jika sudah menemukan gejala-gejala tersebut, segeralah bawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Itulah beberapa informasi yang bisa kami berikan terkait dengan penyakit rabies. Semoga kita semua bisa terhindar daripada penyakit yang berbahaya ini. Terima kasih dan sampai jumpa!

Baca Juga : Penyebab Umum Global Warming

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *